Berita

Ketahui Penyebab Gastritis dan Cara Mengatasinya, Jangan Dianggap Sepele!

Meski beberapa gejala yang ditimbulkan dari gastritis menyerupai penyakit sistem pencernaan lainnya, tetapi tetap penting untuk diwaspadai, agar jangan sampai memicu timbulnya penyakit lain.

 

Kesehatan pencernaan menjadi salah satu hal penting yang harus kita jaga. Tentu rasanya tidak nyaman jika aktivitas sehari-hari terbatasi karena sistem pencernaan sedang terganggu, salah satunya karena gastritis atau yang biasa disebut maag.

 

Melansir dari Web MD, gastritis atau maag merupakan peradangan, iritasi, atau pengikisan pada lapisan lambung. Lendir tebal yang terdapat di lapisan lambung berfungsi melindungi agar tidak terjadi iritasi. Karenanya, jika lendir tersebut menipis atau hilang dapat menyebabkan iritasi pada lambung.

 

Terdapat dua jenis gastritis, ada yang berkembang dengan cepat dan terjadi secara tiba-tiba atau disebut gastritis akut. Biasanya, gejala yang ditimbulkan nyeri ulu hati yang parah walau hanya sementara. Ada pula gastritis yang muncul perlahan dalam jangka panjang yang disebut gastritis kronis. Meski nyeri dari iritasi lambung tidak seperti gastritis akut, tapi gastritis kronis dapat terjadi dalam waktu lama. Dalam beberapa kasus, gastritis dapat menyebabkan maag dan meningkatkan risiko kanker perut. Namun, bagi kebanyakan orang, penyakit ini dapat membaik dengan cepat.

 

Infeksi bakteri Helicobacter pylori menjadi penyebab paling sering terjadinya gastritis. Bakteri tersebut hidup di lapisan mukosa lambung dan menginfeksinya. Penyebab lainnya, refluks empedu, stres, muntah kronis, efek samping penggunaan obat-obatan untuk mengurangi gejala peradangan secara berkala, dan penggunaan alkohol berlebihan. Faktor usia juga turut berpengaruh karena lapisan dinding lambung dapat menipis seiring bertambahnya usia.

 

Gejala Gastritis

 

Beberapa gejala penyakit ini tampak serupa dengan penyakit sistem pencernaan lainnya. Namun, ada juga gejala berbeda yang dirasakan beberapa orang atau bahkan ada yang tidak merasakan gejalanya. Beberapa gejala yang umumnya dirasakan seperti berikut ini:

 

  • Mual atau sakit perut berulang

 

  • Perut kembung

 

  • Muntah

 

  • Gangguan pencernaan

 

  • Cegukan

 

  • Kehilangan nafsu makan

 

  • Cepat merasa kenyang

 

  • Nyeri di ulu hati hingga terasa perih yang dapat membaik atau justru memburuk setelah makan

 

  • BAB dengan kotoran hitam pekat

 

Perhatikan Asupan Makan

 

Selain mengendalikan stres, ditambahkan dari Healthline, memperhatikan asupan makanan menjadi salah satu hal penting untuk menjaga kesehatan pencernaan, agar terhindar atau mengurangi risiko terkena gastritis. Beberapa jenis makanan dan minuman harus dihindari karena dapat mengiritasi lambung di antaranya, makanan yang digoreng, pedas, dan asam, makanan tinggi lemak, serta minuman beralkohol, bersoda, dan kopi.

 

Bagi Anda yang sering mengalami gangguan pencernaan, cobalah untuk mengubah porsi makan menjadi lebih sedikit, agar jadwal makan menjadi lebih sering dan teratur. Beberapa studi mengatakan, konsumsi probiotik juga dapat membantu mengatasi masalah yang disebabkan bakteri Helicobacter pylori. Agar saluran pencernaan senantiasa terjaga, jangan lupa konsumsi secara rutin HDI Naturals™ Clover Honey yang kaya manfaat dan dinyatakan sebagai madu terbaik oleh peternak lebah.

 

How HDI Helps?

 

HDI Naturals™ Clover Honey memiliki kandungan enzim, vitamin, dan mineral yang sangat penting bagi tubuh, dan bermanfaat untuk menghambat bakteri merugikan serta meningkatkan pertumbuhan bakteri menguntungkan.

 

Dapatkan promo menarik di bulan Oktober 2020 untuk pembelian Honey Family Set, keterangan lebih lanjut pada gambar di bawah ini:

 

HDI Indonesia

  • HDI Hive Menteng, Lantai 8 - 9
    Jl. Probolinggo No. 18, Menteng
    Jakarta Pusat - 10350, Indonesia
  • (021) 294 992 00
  • (021) 294 992 01
  • [email protected]