Berita

Berita

×

Peringatan

JUser: :_load: Tidak dapat memuat pengguna denga ID: 618

Kenali Jenis Penyakit Jantung dan Penyebabnya

Sebagai organ yang berfungsi memompa dan mengalirkan darah ke seluruh tubuh, beberapa hal dapat membuat kerja jantung tidak berfungsi normal. Ternyata, penyakit jantung dibagi dalam beberapa jenis, digolongkan berdasarkan penyebabnya.

Berikut ini jenis-jenis penyakit jantung:

 

Penyakit Jantung Koroner

 

Arteri koroner atau pembuluh darah jantung bertugas mengalirkan darah kaya oksigen ke jantung. Namun, arteri koroner dapat menjadi sakit atau rusak, biasanya karena timbunan plak yang mengandung kolesterol. Jika semakin menumpuk, akan mempersempit arteri koroner, sehingga aliran darah ke jantung berkurang. Berdasarkan data WHO, penyakit ini menjadi salah satu penyakit tidak menular penyebab kematian tertinggi di dunia. Di Indonesia, lebih dari dua juta orang terkena jantung koroner di 2013.

 

Aritmia

Jenis penyakit jantung ini merupakan gangguan pada irama jantung. Terjadi ketika rangsangan listrik di jantung yang mengkoordinasikan detak jantung tidak berfungsi dengan baik. Hal tersebut membuat jantung berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak menentu karena berdetak dengan cara yang tidak semestinya. Sebenarnya, hal ini biasa terjadi, dan bisa dialami banyak orang. Namun, bila terlalu banyak berubah atau karena jantung lemah, perlu ditangani serius sebab dapat berakibat fatal.

 

Gagal Jantung

Penyakit ini terjadi ketika jantung tidak memompa darah secara efisien ke seluruh tubuh. Gejala utamanya, sesak napas dan batuk-batuk, nyeri dada setelah beraktivitas fisik, mudah lelah, dan pembengkakan pada tungkai serta pergelangan kaki. Penyakit ini berkembang perlahan dan biasanya diawali karena penyakit penyerta lain seperti, jantung koroner atau tekanan darah tinggi.

 

Kardiomiopati

Penyakit yang biasanya disebabkan faktor genetik ini merupakan gangguan pada otot jantung, yang membuat darah sulit dipompa ke seluruh tubuh. Selain karena keturunan, penyakit ini juga dapat terjadi akibat penyakit lain seperti, jantung koroner, gagal jantung, atau hipertensi. Kardiomiopati awalnya sering tidak menunjukkan gejala, ketika sudah di tahap berat atau ada penyakit penyerta, gejalanya baru muncul.

 

Penyakit Jantung Bawaan

Kelainan bentuk jantung yang terjadi sejak lahir ini bisa terjadi pada beberapa bagian jantung seperti dinding, katup, pembuluh darah dekat jantung, atau perpaduan semua kelainan itu. Gejalanya bisa terlihat sejak bayi seperti tumbuh kembang terlambat, nyeri dada, kulit membiru, napas pendek, dan lainnya. Meski begitu, ada pula yang baru terdeteksi saat remaja atau menuju dewasa.

 

Serangan Jantung

Kondisi darurat ini biasanya disebabkan penyakit jantung koroner dan terjadi ketika pasokan darah ke jantung terhambat dan membuat sel-sel otot jantung rusak. Gejalanya, nyeri dada, sesak napas, serta keringat dingin dan ini harus segera ditangani. Jika tidak, dapat menyebabkan kerusakan permanen pada organ tersebut dan membahayakan penderita.

 

Penyakit Katup Jantung

Ketika katup jantung tidak dapat membuka atau menutup sempurna sehingga menghambat aliran darah, hal ini membuat aliran darah pada tubuh terganggu. Mereka yang mengalaminya bisa saja tidak merasakan gejalanya dalam waktu lama. Namun, ketika gejalanya muncul, penderita akan sesak napas, nyeri dada, detak jantung tak beraturan, dan bengkak di bagian tubuh tertentu.

 

 

How HDI Helps?

Jaga asupan nutrisi dan daya tahan tubuh dengan rutin mengonsumsi produk-produk perlebahan berkualitas tinggi seperti yang terdapat pada Easi Starter Set HDI.

 

 

 

 

Tulis Komentar

(*) Harus diisi

HDI Indonesia

  • HDI Hive Menteng, Lantai 8 - 9
    Jl. Probolinggo No. 18, Menteng
    Jakarta Pusat - 10350, Indonesia
  • (021) 294 992 00
  • (021) 294 992 01
  • redaksi@hdindonesia.com