Alternatif untuk Penderita Asma
Banyak
penderita asma yang mencoba menjalani terapi dan perawatan lain sebagai alternatif
atau pelengkap untuk pengobatan dokter yang sedang atau pernah dijalaninya.
Berikut
ini adalah beberapa terapi yang sering dicoba.
Pernapasan
Seseorang terkena asma ketika saluran udara di paru-paru terkena peradangan
sehingga diameternya pun menyempit. Otot-otot di dinding saluran pernafasan
mengencang, kemudian menghasilkan lendir yang menghalangi saluran udara tersebut.
Itulah mengapa latihan pernapasan menjadi terapi yang paling populer bagi penderita
asma.
Melakukan
latihan pernapasan dapat membantu mengurangi gejala dan obat-obatan yang diperlukan
untuk mengendalikan asma tersebut. Jenis terapi pernapasan yang dianjurkan:
teknik Buteyko, metode Papworth, dan pranayama (pernapasan di yoga).
Diet
Ternyata, beberapa jenis makanan pun dapat memicu gejala-gejala asma, di antaranya
makanan yang mengandung lemak jenuh, makanan asin, makanan yang disinyalir memicu
serangan asma sebelumnya, makanan yang mengandung bahan tambahan kimiawi, dan
produk olahan susu,
Jadi,
penderita asma sebaiknya memperbanyak asupan yang dapat membantu mengurangi
gejala-gejala asma, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan makanan yang kaya
akan asam lemak omega-3.
Olahraga
Tetaplah aktif secara fisik bila Anda memang menderita asma. Latihan aerobik
teratur akan memperkuat paru-paru sehingga dapat mengurangi gejala-gejala asma.
Olahraga juga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas kesehatan umum.
Berkonsultasilah
dengan dokter Anda mengenai hal ini, terutama bila Anda sudah lama tidak berolahraga.
Jangan berolahraga di cuaca dingin, karena itu hanya akan memicu gejala-gejala
asma. Bila memang berolahraga di cuaca seperti itu, pastikan Anda memakai masker
wajah untuk menghangatkan udara yang akan Anda hirup.
Suplemen
makanan
Bagi penderita asma, konsumsi suplemen makanan sangat dianjurkan. Tujuannya,
agar penderita asma dapat mempertahankan diri dari serangan pemicu-pemicu gejala
asma
Pastikan
kalau suplemen Anda berasal dari bahan-bahan alami yang telah terbukti secara
ilmiah. Suplemen itu bernama HD Aller Bee-Gone.
HD
Aller Bee-Gone mampu meredakan reaksi alergi karena mengandung ekstrak bee
pollen yang dikombinasikan dengan 27 jenis herbal yang telah teruji khasiatnya
sebagai anti-alergen.
Salah
satu jenis herbal yang digunakan adalah akar barberry yang memiliki sifat antihistamin.
Sifat antihistamin ini sangat membantu untuk melonggarkan saluran pernafasan
dan mengurangi produksi lendir yang dipicu oleh alergen-alergen tertentu.
Selain
barbery, ada pula mullein. Ini adalah jenis herbal yang mampu menekan pertumbuhan
bakteri penyebab infeksi saluran pernafasan. Memang, alergen dan infeksi saluran
pernapasan adalah pemicu yang paling umum dialami oleh penderita asma.
Dalam
jangka panjang, HD Aller Bee-Gone akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam
menghadapi alergen pemicu asma karena HD Aller Bee Gone memiliki kandungan glutamine
yang membantu pembentukan sel-sel imun, Vitamin B6 yang meningkatkan produksi
sel-sel imin, dan bee pollen yang mampu meredakan alergi sekaligus meningkatan
sistem kekebalan tubuh secara alami.
Pun,
HD Aller Bee-Gone tidak akan membuat Anda ketergantungan. Ini jelas berbeda
dengan obat-obatan antihistamin yang cenderung membuat imunitas tubuh menurun.
Untuk
mendapatkan hasil maksimal, Anda dapat mengonsumsi HD Aller Bee-Gone
bersama dengan HD Bee Propolis atau produk HD lainnya, sesuai dengan
anjuran konsultan medis. Pastikan Anda telah berdiskusi dengan konsultan medis
High-Desert untuk mengetahui dosis yang dibutuhkan oleh si penderita
asma.
Dengan
mengikuti anjuran dokter, melatih pernapasan, mengatur pola makan, berolahraga,
dan mengonsumsi HD Aller Bee-Gone, maka kendali asma ada di tangan penderitanya.
|