Bookmark and Share   
Tiap Obat Rata-rata Punya 70 Efek Samping

Khasiat dan efek samping merupakan 2 hal yang tidak bisa dipisahkan dalam suatu obat. Menurut penelitian, tiap obat memiliki rata-rata 70 efek samping dan kemungkinan reaksi yang tidak dikehendaki meski tidak selalu berarti berbahaya.

Obat yang paling banyak memiliki efek samping adalah obat-obat antidepresi, antivirus dan obat-obat untuk mengatasi gangguan pada sistem saraf. Sementara itu obat yang paling sedikit memiliki efek samping umumnya adalah obat-obat untuk penyakit kulit dan mata.

Seorang profesor kedokteran dari Indiana University, Dr Jon Duke mengungkap hal itu setelah mengamati 5.600 label obat yang mencantumkan sedikitnya 500.000 peringatan efek samping. Sebagian memiliki lebih dari 100 efek samping, bahkan ada yang mencapai 525.

Menurut Prof Duke, banyaknya efek samping yang tercantum belum tentu menunjukkan obat tersebut tidak aman. Kadang efek samping tersebut jarang muncul, tapi produsen tetap mencantumkan untuk mengantisipasi gugatan hukum jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

"Justru dengan banyaknya efek samping yang dicantumkan, dokter lebih mudah menimbang 'risk and benefit' dalam meresepkan suatu obat," ungkap Prof Duke mengomentari banyaknya efek samping dalam label obat seperti dikutip dari MSNBC, Selasa (24/5/2011).

Rasio risk and benefit merupakan perbandingan antara risiko bahaya dalam suatu obat dengan keuntungan yang diperoleh saat mengonsumsinya. Dokter selalu menggunakan pertimbangan itu, dengan harapan pasien mendapat manfaat sebesar-besarnya dengan risiko seminimal mungkin.

Prof Duke mengatakan, label obat saat ini terlalu panjang dan statis sehingga pasien sulit mengetahui efek samping manakah yang paling mungkin terjadi sesuai kondisinya. Dengan pemanfaatan teknologi, diharapkan suatu saat nanti label obat bisa lebih mudah dipahami.

(detik.health.com)

 

Berita Terkini

16/5/2012
Diamond Summit 2012: United in Love

Wisata DS memang selalu mengetengahkan hal yang selalu baru dan memberi inspiras

7/5/2012
Julianto in Jakarta Post's Prespective

Dalam rubrik Weekender, Julianto berbagi pengalaman dengan jurnalis senior The J

Artikel Baru

8/5/2012
Hindari, Agar BAB Lancar

Susah buang air besar (BAB) atau sembelit biasanya paling sering disebabkan karena tubuh kurang makan serat.

8/5/2012
Waspadai Batuk Rejan!

Orang yang batuk berkepanjangan diminta agar waspada karena bisa menjadi pertanda kanker paru-paru.


ARSIP POJOK >>

     
Copyright © 2012 by PT Harmoni Dinamik Indonesia. Red Top Square #B7-8, Jl. Pecenongan Raya No.72, Jakarta 10120.