|
Radikal
bebas merupakan suatu molekul yang relatif tidak stabil dengan atom yang pada
orbit terluarnya memiliki satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan. Karena
kehilangan pasangannya itu, molekul menjadi tidak stabil dan radikal. Supaya
stabil molekul ini selalu berusaha mencari pasangan elektronnya, yaitu dengan
cara merebut elektron dari molekul lain secara membabi buta. Karena itulah dia
disebut radikal bebas.
Jika
sudah merebut elektron molekul lain, akan terjadi reaksi berantai dan menghasilkan
radikal bebas baru yang jumlahnya terus bertambah. Perebutan elektron oleh radikal
bebas, berakibat tidak baik pada molekul yang elektronnya dicuri. Molekul ini
akan mengalami kerusakan molekul makro pembentuk sel, yaitu protein, polisakarida,
lemak, dan deoxyribo nucleic acid (DNA).
Sel
yang elektronnya diambil oleh radikal bebas akan rusak, mati atau bermutasi.
Tak heran bila radikal bebas dikenal sebagai zat berbahaya yang dapat merusak
kesehatan manusia.
Untuk
mengurangi radikal bebas, Anda dapat berkontribusi dengan cara mengurangi penggunaan
kendaraan beremisi karbon, menggunakan peralatan rumah tangga yang ramah lingkungan,
aktif mendaur ulang, dan mengurangi sampah plastik.
Sedangkan
untuk mengurangi dampak negatif radikal bebas, Anda dianjurkan untuk tidak merokok,
tidak berolah raga di daerah polusi, menghindari pencemaran udara di rumah maupun
di tempat kita bekerja, dan menambah asupan anti-oksidan Andas.
[sumber:
pikiran-rakyat.com]
|