Bookmark and Share   
Makanan Organik

Bahan makanan organik adalah bahan makanan yang sejak proses penanaman atau pemeliharaannya tidak melibatkan bahan kimia beracun. Penelitian terhadap bahan makanan organik membuktikan bahwa sayur dan buah organik yang segar mengandung 50% lebih banyak vitamin, mineral dan enzim. Demikian juga produk peternakan organik, seperti daging ayam, sapi dan susu.

Mengonsumsi makanan organik, adalah cara paling praktis untuk menghindari makanan yang telah melewati rekayasa genetika (menggunakan bibit unggul, pembasmi hama kimia, suntikan hormon untuk menggemukkan), yang telah dibuktikan dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti; penurunan daya tahan tubuh, kanker, gangguan kelenjar getah bening, dll.

Produk organik diketahui memiliki rasa yang lebih baik. Sekalipun bentuknya cenderung tidak menarik, seperti; daun sayuran yang bolong-bolong digigit ulat. Hal ini dibiarkan terjadi karena pertanian organik tidak menggunakan penyemprot hama kimia yang membasmi ulat, melainkan menggunakan predator berupa hewan pemakan ulat.

 

Berita Terkini

19/1/2012
BIG 2012: Success Is Simple

“Jika Anda lahir dari keluarga miskin, itu bukan salah Anda. Tetapi, jika Anda m

9/1/2012
RTS Tegal: Sukses Bosan Menunggu Anda!

Ingat, sukses telah terlampau lama menunggu Anda petik!

Artikel Baru

3/2/2012
Jurus Jitu Sehatkan Kulit

Pori-pori besar seringkali dikeluhkan, karena membuat tampilan kulit wajah jadi kurang maksimal.

3/2/2012
Lakukan Ini Demi Jantung

Anda bisa menghindari atau mengurangi risiko mengalami penyakit kardiovaskular.


ARSIP POJOK >>

     
Copyright©2007-2012 by PT Harmoni Dinamik Indonesia. Red Top Square #B7-8, Jl. Pecenongan Raya No.72, Jakarta 10120.