 |
Makanan Organik |
|
|
Bahan
makanan organik adalah bahan makanan yang sejak proses penanaman atau
pemeliharaannya tidak melibatkan bahan kimia beracun. Penelitian terhadap
bahan makanan organik membuktikan bahwa sayur dan buah organik yang segar
mengandung 50% lebih banyak vitamin, mineral dan enzim. Demikian juga
produk peternakan organik, seperti daging ayam, sapi dan susu.

Mengonsumsi
makanan organik, adalah cara paling praktis untuk menghindari makanan
yang telah melewati rekayasa genetika (menggunakan bibit unggul, pembasmi
hama kimia, suntikan hormon untuk menggemukkan), yang telah dibuktikan
dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti; penurunan daya tahan tubuh,
kanker, gangguan kelenjar getah bening, dll.
Produk organik diketahui memiliki rasa yang lebih baik. Sekalipun bentuknya
cenderung tidak menarik, seperti; daun sayuran yang bolong-bolong digigit
ulat. Hal ini dibiarkan terjadi karena pertanian organik tidak menggunakan
penyemprot hama kimia yang membasmi ulat, melainkan menggunakan predator
berupa hewan pemakan ulat.
|
|
|
|
Berita Terkini
3/9/2010
Seminar Kesehatan Tegal
Seminar yang mengambil tema “Peran Produk Perlebahan dalam Mengatasi Kelelahan d
1/9/2010
Seminar Kesehatan Papua
Bertempat di Aston Jayapura (Hotel & Convention Centre), Jl. Percetakan Negara,
Artikel Baru
31/8/2010
Cara Cerdik Hadapi Cacar Air
Karena semua orang pernah mengalami sakit ini, anggapan masyarakat pun muncul bahwa penyakit ini “wajib” dialami oleh setiap orang, terutama saat mereka masih berada di usia anak-anak.
19/8/2010
Ragam Cara Peduli Arthritis
Sayangnya, belum ada pengobatan yang berhasil ditemukan untuk menyembuhkan arthritis secara total. Saat ini, pengobatan yang ada sebatas bertujuan untuk mengurangi rasa sakit dan tidak nyaman, serta mencegah kemungkinan cacat.
| ARSIP
POJOK >> |
 |
|
|
|
|