|
Lemak
dan karbohidrat sering ’dituduh’ sebagai biang kerok kelebihan berat badan.
Keduanya dianggap berpotensi menyebabkan pertambahan berat badan dan lantas
dihindari. Padahal, tubuh membutuhkan lemak dan karbohidrat untuk dapat
berfungsi dengan baik.
Tak
semua lemak jahat. Lemak tak jenuh, yang banyak berasal dari minyak zaitun,
minyak canola, ikan, dan kacang-kacangan adalah lemak yang baik bagi tubuh.
Karbohidrat
pun demikian, tidak semua karbohidrat harus ’dimusuhi’. Karbohidrat yang
mengandung vitamin, mineral dan unsur nutrisi penting lainnya seperti
yang terdapat pada jagung tidak semestinya dihindari.
Menjaga
bobot tubuh dengan cara menghindari karbohidrat dan lemak kurang tepat.
Karbohidrat dan lemak harus tetap dikonsumsi. Memang, kita harus lebih
selektif memilih sumber lemak dan karbohidrat sekaligus memperhatikan
takaran karbohidrat dan lemak yang dikonsumsi.
Caranya?
Pilih makanan alami dan batasi makanan dalam kemasan serta fast food.
Lemak yang terkandung dalam jenis makanan tersebut adalah lemak jenuh
yang berbahaya bagi tubuh. Selain itu, cara memasak juga perlu diperhatikan.
Jangan terlalu sering menggoreng, tetapi sebaiknya lebih sering merebus,
mengukus atau memanggang.
Konsumsilah
susu walaupun Anda sedang melakukan program penurunan berat badan. Susu
sangat baik bagi kesehatan, jangan sampai Anda berhenti minum susu
untuk alasan ’diet ketat’. Hanya saja, pilihlah susu yang rendah lemak.
|