Kalori Versus Kesehatan

Saat krisis ekonomi Kuba berada pada kondisi yang sangat buruk, 1989-2000, aktivitas fisik masyarakat meningkat. Masyarakat memilih untuk berjalan kaki atau menggunakan sepeda daripada harus membayar angkutan umum.

Cara ini berhasil menurunkan kasus obesitas pada orang dewasa dari 14% menjadi 7%. Angka kematian akibat diabetes, gangguan hati, dan stroke pun menurun sangat tajam. Dr. Manuel Franco, dari Johns Hopkins University School of Public Health in Baltimore yang memimpin penelitian tersebut mengatakan bahwa penurunan berat badan akibat peningkatan aktivitas fisik dan penngurangan konsumsi kalori adalah penyebabnya.

Penemuan yang dilansir di American Journal of Epidemiology, didasarkan pada statistik kependudukan dan survey penduduk dari tahun 1980-an sampai 2005. Tim Franco menemukan bahwa setelah tahun 1989, konsumsi kalori masyarakat Kuba turun drastis.

Pada tahun 1988, rata-rata orang mengonsumsi 2,899 kalori; pada tahun 1993 menurun menjadi 1,863. Berdasarkan sejumlah studi populasi, secara keseluruhan, jumlah obesitas menurun drastis, hingga setengahnya selama satu dekade. Yang lebih penting lagi, para peneliti menemukan bahwa kematian pada diabetes tipe 2, penyakit hati dan stroke menurun tajam. Menurut Franco, fokus pencegahan penyakit kardiovaskuler dan diabetes adalah dengan cara mendorong masyarakat untuk mengurangi konsumsi kalori serta melakukan aktivitas fisik.
Mau sehat? Kurangi konsumsi kalori dan perbanyak aktivitas fisik Anda! [sumber:Reuters]

 

Berita Terkini

3/9/2010
Seminar Kesehatan Tegal

Seminar yang mengambil tema “Peran Produk Perlebahan dalam Mengatasi Kelelahan d

1/9/2010
Seminar Kesehatan Papua

Bertempat di Aston Jayapura (Hotel & Convention Centre), Jl. Percetakan Negara,

Artikel Baru

31/8/2010
Cara Cerdik Hadapi Cacar Air

Karena semua orang pernah mengalami sakit ini, anggapan masyarakat pun muncul bahwa penyakit ini “wajib” dialami oleh setiap orang, terutama saat mereka masih berada di usia anak-anak.

19/8/2010
Ragam Cara Peduli Arthritis

Sayangnya, belum ada pengobatan yang berhasil ditemukan untuk menyembuhkan arthritis secara total. Saat ini, pengobatan yang ada sebatas bertujuan untuk mengurangi rasa sakit dan tidak nyaman, serta mencegah kemungkinan cacat.


ARSIP POJOK >>

     
Copyright©2007-2010 by PT Harmoni Dinamik Indonesia. Red Top Square #B7-8, Jl. Pecenongan Raya No.72, Jakarta 10120.