Untitled Document
Dalam dua artikel tentang kecelakaan terkait gangguan tidur yang dimuat di British Medical Journal (1995) dan Occupational and Environmental Medicine (1999), Jim Horne dan Louise Reyner menyebutkan, gangguan tidur sering memicu kecelakaan di jalan luar kota di Amerika Serikat, Jerman, dan Swedia. Kecelakaan umumnya terjadi pada dini hari atau menjelang siang.
Menurut The National Highway Traffic Safety Administration, kelelahan karena kurang tidur menjadi penyebab 100.000 kecelakaan kendaraan bermotor dan menelan korban 1.500 jiwa setiap tahun. Kelelahan adalah tanda dari otak bahwa tubuh perlu tidur.
Hasil penelitian di Inggris ternyata menunjukkan hal serupa. Dari 679 kecelakaan terkait gangguan tidur yang dilaporkan kepada polisi, 16 persen terjadi di jalan raya yang lurus dan lengang serta 20 persen terjadi pada pengendara sepeda motor.
Orang yang mengalami gangguan tidur—apalagi berkepanjangan—memang 2,5 kali lebih sering mengalami kecelakaan saat mengendarai kendaraan bermotor jika dibandingkan dengan orang yang cukup tidur.
Manusia memerlukan waktu tidur cukup karena tidur memengaruhi kemampuan motorik dan berpikir. Daniel Kripke dari The Scripps Clinic Sleep Center di La Jolla , California , menyebutkan bahwa tidur juga terkait berbagai penyakit dan menentukan panjang-pendek umur manusia.
Jam tidur ideal
Lama tidur ideal berbeda-beda. Bayi baru lahir membutuhkan waktu tidur 16-20 jam sehari. Jumlah ini terus menurun pada anak-anak di bawah 10 tahun menjadi 10-12 jam per hari, di atas 10 tahun 9-10 jam per hari, dan pada usia dewasa 6,5-7,5 jam per hari. Kurang atau lebih dari itu bisa berdampak buruk.
Kripke dalam penelitian yang dikutip majalah Time dan CNN (2010) menjelaskan, orang dengan jam tidur ideal—terutama pada malam hari—kebanyakan berumur panjang. Sebaliknya, orang yang tidur hingga delapan jam atau lebih dan tidur kurang dari 6,5 jam berumur lebih pendek. Kekurangan atau kelebihan tidur juga berdampak pada depresi, kegemukan, dan penyakit jantung.
Sebenarnya, para ahli belum tahu pasti mengapa waktu tidur menjadi begitu berarti. Namun, seperti yang diungkap dalam situs WebMD, mereka menduga hal ini terkait dengan bagian dari otak yang disebut hippocampus dan neocortex yang berfungsi menyimpan ingatan. Saat tidur, hippocampu s akan memutar ulang semua peristiwa hari itu kepada neocortex yang kemudian menyimpannya untuk jangka panjang.
Beberapa percobaan menunjukkan, ada memori-memori tertentu yang menjadi stabil dalam periode tidur yang disebut rapid eye movement (REM) atau pergerakan mata yang cepat, yaitu saat kita bermimpi. Beberapa tipe memori lain justru mulai disimpan dalam periode gelombang lambat yang dikenal sebagai saat tidur nyenyak.
Selain itu, semua makhluk memang menjalani siklus kehidupan sesuai irama rotasi Bumi, 24 jam sehari, disebut irama sirkadian. Pada manusia, pusat kontrol sirkadian—terletak di bagian otak yang disebut ventral anterior hypothalamus —mengistirahatkan tubuh dan menstimulasi sel-sel pada malam hari. Itu sebabnya mengapa tidur menjadi penting untuk bertahan hidup.
Jadikan tidur Anda berkualitas
Sudah banyak penelitian yang mengaitkan kesehatan tubuh dan keselamatan dengan pola tidur seseorang. Dari berbagai macam kajian tersebut, kesimpulan yang diambil adalah buruknya kualitas tidur berbanding lurus dengan kesehatan dan kemungkinan mendapatkan kecelakaan seseorang. Untuk mengatasinya, cukup dengan memakai bahan alami yang sebenarnya diproduksi sendiri oleh tubuh, melatonin. Kini, bahan tersebut sudah diekstrakkan sehingga tubuh tidak lagi kekurangan. Melatonin tersebut kini tersedia dalam bentuk tablet yang dapat dikonsumsi oleh siapapun. Produk yang mengandung melatonin tersebut adalah HDI Melatonin.
HDI Melatonin memiliki sifat pelepasan secara bertahap, dibuat secara khusus untuk memberikan efek terapi yang konsisten. Hal ini menjadikan produk ini mudah digunakan oleh semua orang karena anda hanya perlu mengonsumsinya ½ jam sebelum tidur, untuk membantu anda mendapatkan tidur yang berkualitas sepanjang malam!
Sangat penting untuk mengalokasikan jumlah melatonin yang tepat ke aliran darah Suplemen melatonin pada umumnya hanya memberikan 1 kali dosis yang efektif. Setelah seluruh tablet larut dan terserap, tubuh baru akan merasakan manfaatnya namun hanya dapat bertahan selama 3-4 jam. Oleh karena itu banyak orang menjadi terbangun dari tidur setelah 4-5 jam dan sulit untuk tidur kembali. Untuk mengatasinya, beberapa orang mengonsumsi dosis yang lebih tinggi, tetapi hal ini mengakibatkan mereka merasa lelah dan lesu di pagi harinya.
Lapisan khusus pada setiap tablet HDI Melatonin mengandung 1 mg melatonin, sehingga akan lebih cepat terserap oleh tubuh dibandingkan dengan obat tidur pada umumnya. Sisa melatonin dalam tablet akan larut perlahan-lahan dan kemudian meningkatkan kadar melatonin dalam aliran darah secara bertahap. Metode ini membantu mencegah terjadinya kesulitan untuk bangun dan beraktivitas pada keesokan paginya.
Tidak seperti obat tidur, melatonin tidak menyebabkan kecanduan. Melatonin merupakan bahan alami yang diproduksi oleh tubuh manusia untuk mengatur siklus tidur yang normal. Bahan ini juga tidak menyebabkan efek samping seperti layaknya obat tidur. Melatonin dapat menetralisir radikal bebas. Selain itu, berbeda dengan antioksidan pada umumnya, melatonin dapat menembus sawar darah otak dengan cepat, sehingga memudahkan melatonin mencapai jaringan otak.