Untitled Document
Gejala diabetes diperlihatkan dengan kadar gula darah tinggi dan ketidakmampuan untuk memproduksi insulin. Umumnya ditandai dengan sering buang air kecil, mudah haus, penglihatan kabur, serta mati rasa di tangan atau kaki.
Tak hanya berhubungan dengan faktor genetik dan makanan mengandung gula, sejumlah faktor lain juga dapat memicu timbulnya kelainan kadar gula darah tersebut. Kenali beberapa di antaranya:
1. Stres
Tingkat depresi tinggi akan memengaruhi kadar gula darah dan metabolisme insulin, melalui pelepasan hormon stres atau kortisol. Sementara itu, diabetes dapat memicu stres kronis. Jadi, hubungan diabetes dan depresi tak hanya persoalan gaya hidup tak sehat, tapi juga memiliki keterkaitan secara biologis.
2. Obesitas
Para ilmuwan menemukan alasan mengapa mereka yang gemuk atau menderita obesitas rentan terserang gangguan kesehatan kronis seperti penyakit jantung dan diabetes. Penelitian yang dipimpin Ishwarlal Jialal, profesor bidang endikronologi, diabetes, dan metabolisme UC Davis, mengatakan bahwa sel lemak melepaskan indikator yang berhubungan dengan kekebalan insulin serta peradangan kronis pada jantung dan pembuluh darah.
3. Kurang Minum
Mereka yang minum kurang dari dua gelas per hari memiliki potensi mengembangkan gangguan kadar gula dalam darah. Berdasar studi yang dilakukan lembaga penelitian nasional Prancis INSERM, faktor risiko itu terkait dengan produksi hormon vasopressin. Ketika tubuh mengalami dehidrasi, kadar vasopressin akan meningkat, dan membuat ginjal menghemat air. Namun, kadar vasopressin yang tinggi juga meningkatkan kadar gula darah. Reseptor vasopressin terdapat di dalam hati, organ yang bertanggung jawab memproduksi gula di tubuh. Menyuntikkan vasopressin di tubuh orang sehat dapat memicu lonjakan gula darah seketika.
4. Makan Terburu-buru
Seperti dilansir Times of India, sebuah penelitian menyebut bahwa kunyahan cepat meningkatkan kuantitas gula dalam darah seketika. Kondisi ini membuat seseorang cenderung mengembangkan gangguan toleransi glukosa yang dikenal sebagai pra-diabetes. Jika tidak segera diambil tindakan, bisa mengakibatkan diabetes tipe 2 dalam 10 tahun mendatang dengan angka kemungkinan mencapai 50 persen. Peningkatan kalori akibat makan terlalu cepat seperti itu pada gilirannya juga terkait dengan pra diabetes dan diabetes tipe 2.
5. Rokok
Studi Medical Center Universitas Utrecht di Belanda, menunjukkan, kebiasan merokok memicu perubahan hormon dalam tubuh, terutama wanita pascamenopause.
Peningkatan kadar hormon seks pada perokok menunjukkan bahwa asap rokok, selain berefek langsung akibat racun karsinogenik, juga memengaruhi risiko penyakit kronis melalui mekanisme hormonal.
Solusi cerdas cegah diabetes
Karena diabetes pada dasarnya menjaga stabilitas insulin dan gula darahh, maka gaya hidup adalah kuncinya. Untuk mendukungnya, gunakan selalu suplemen makanan kesehatan yang aman bagi stabilitas gula darah dan insulin.
Produk yang memiliki kemampuan menjaga pankreas Anda sekaligus menjadi sumber energi tanpa mengusik insulin adalah produk perlebahan. Madu siapapun pasti akan menyatakan bahwa produk ini aman bagi siapapun, termasuk penderita diabetes. Untuk itu, HDI Clover Honey jawabannya. Sebab selain aman sebagai sumber energi, ia juga m embantu mengatasi luka, mencegah infeksi akibat bakteri, meredakan inflamasi dan mempercepat regenerasi sel kulit
Sebagaimana kita ketahui bahwa pangkal masalah dari DM adalah rusaknya sel-sel pankreas sehingga produksi insulin terganggu. Diabetes Mellitus [kencing manis] terjadi akibat gangguan produksi atau gangguan penggunaan insulin, yaitu hormon untuk mengubah gula, karbohidrat, dan zat lain menjadi energi. Maka dari itu, perbaikan sel-sel perlu diperhatikan dalam mengelola DM.
Jawaban dari perawatan pancreas ada pada HDI Bee Propolis, HDI Royal Jelly dan HDI Pollenergy 520. Ketiganya memiliki kandungan propolis yang sudah terbukti secara ilmiah memiliki antioksidan yang tinggi. Sebagaimana kita tahu antioksidan sangat penting melawan radikal bebas pemicu rusak dan matinya sel dalam tubuh kita. Selain itu, kemampuan kandungan hormon, enzim dan vitamin dalam HDI Royal Jelly terbukti mampu mempertahankan sekaligus memperbaiki sel-sel rusak.
Sementara itu, HDI Pollenergy 520 sangat penting bagi kebugaran tubuh. Produk ini memiliki kandungan pollen. Pollen sendiri dikenal memiliki 200 lebih jenis nutrisi yang alami sehingga aman bagi penderita DM. Selain itu, pollen memiliki kandungan zat yang mampu menurunkan kadar kolesterol jahat yang jika diderita pederita DM sudah pasti sangat membahayakan.
Selain merawat dari dalam, perawatan dari luar pun harus ditingkatkan. Sebagaimana kita tahu, penderita diabetes mellitus sangat berbahaya jika terluka. Oleh karena itu HDI menghadirkan HDI Aloe Propolis Cream. Produk ini sangat baik untuk pengobatan luka apapun. Kandungan propolis dan aloe vera di dalamnya sangat baik untuk proses penyembuhan.