Untitled Document
Asam urat adalah kondisi yang bisa dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsinya sehari-hari. Untuk itu ketahui makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi oleh penderita asam urat.
Umumnya laki-laki lebih rentan mengembangkan asam urat dibanding dengan perempuan, tapi jika sudah mencapai menopause maka terjadi peningkatan risiko terhadap asam urat.
Serangan asam urat yang dialami oleh seseorang biasanya dipicu oleh berbagai faktor meliputi:
- Kelebihan berat badan
- Kelaparan atau mengonsumsi makanan yang sangat rendah energi, karena ketika protein tubuh dipecah akibat kelaparan atau asupan energi yang rendah maka kadar asam urat akan meningkat secara drastis
- Penyakit ginjal
- Penyakit yang bisa meningkatkan produksi asam urat sepertri leukemia atau psoriasis
- Beberapa obat tertentu yang bisa mengurangi ekskresi asam urat seperti diuretik thiazide.
Berbagai hal bisa dilakukan untuk mengurangi risiko serangan asam urat seperti mengurangi berat badan, menghindari alkohol, tidak berlebihan konsumsi teh atau kopi, konsumsi karbohidrat relatif tinggi (roti, nasi dan pasta), moderat dalam protein dan rendah lemak serta mengonsumsi air putih yang cukup.
Satu hal yang penting adalah menghindari makanan yang mengandung kadar purin tinggi karena biasanya mengandung 100-1.000 mg nitrogen purin dalam 100 gram nya, yaitu: hati, ginjal, roti manis, sarden, ikan teri, telur ikan, eksrak daging, otak dan jantung.
Sedangkan makanan yang sebaiknya dibatasi biasanya mengandung 9-100 mg nitrogen purin per 100 mg makanan, seperti 1 porsi daging, 90 gram ikan atau unggas, satu porsi sayuran. Dan makanan yang diperbolehkan per hari tergantung dari kondisi pasien seperti asparagus, kacang kering, lentil, jamur, kacang polong dan bayam.
Untuk makanan yang mengandung kadar purin rendah biasanya dapat dikonsumsi sehari-hari dan jumlah purinnya dapat diabaikan, seperti: roti putih, sereal, keju, cokelat, telur, buah, makanan penutup yang mengandung gelatin, es krim, susu, mie, minyak zaitun, pasta, puding, beras, dan sayuran (kecuali yang sudah disebutkan sebelumnya).
Sempurnakan dengan Produk HD
Normalnya, asam urat ini akan dikeluarkan dalam tubuh melalui feses (kotoran) dan urin, tetapi karena ginjal tidak mampu mengeluarkan asam urat yang ada menyebabkan kadarnya meningkat dalam tubuh. Hal lain yang dapat meningkatkan kadar asam urat adalah kita terlalu banyak mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung banyak purin. Asam urat yang berlebih selanjutnya akan terkumpul pada persendian sehingga menyebabkan rasa nyeri atau bengkak.
Nah jika sudah berkumpul di persendian, maka rasa sakitnya tentu tidak menyenangkan. Untungnya HDI menyediakan produk yang mampu mengurangi bahkan meredakan rasa sakit di persendian. Produk yang luar biasa tersebut adalah HDI Dynamic Trio + Glucosamine Sulphate.
HDI Dynamic Trio + Glucosamine Sulphate adalah suplemen yang mengandung glucosamine sulphate, chondroitin dan MSM (Methyl Sulfonyl Methane), semua bahan yang dikenal khasiatnya dalam mengatasi masalah sendi. Produk ini membantu menghilangkan nyeri sendi dan memperbaiki pergerakan sendi.
Manfaat HDI Dynamic Trio + Glucosamine Sulphate adalah m embantu mengatasi nyeri sendi dan memperbaiki pergerakan sendi. Penelitian telah membuktikan bahwa glucosamine sulphate, chondroitin dan MSM dapat mengurangi nyeri sendi hingga 39% dan memperbaiki pergerakan sendi hingga 27% setelah pengunaan selama 12 minggu. Sebuah penelitian lain juga telah membuktikan bahwa glucosamine sulphate dapat membantu mengatasi gejala seperti rasa nyeri dan kaku pada persendian.
Glucosamine sulphate dan chondroitin diserap melalui saluran pencernaan dan keduanya membantu meningkatkan pembentukan jaringan ikat pada kartilago. Selain itu juga membantu meningkatkan kemampuan kartilago dalam memperbaiki dan regenerasi dengan cara meningkatkan kemampuan kartilago dalam mengatasi tekanan.
Glucosamine sulphate adalah amino sakarida yang berfungsi sebagai substrat untuk biosintesa rantai glikosaminoglikan dan untuk pembentukan agrekan dan kartilago. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas glucosamine sulphate sama seperti ibuprofen (anti-radang yang digunakan untuk meredakan nyeri, kelelahan, peradangan, dan rasa kaku yang disebabkan oleh arthritis dan gout/asam urat).