Untitled Document
Kondisi perut kembung memang bisa memengaruhi aktivitas. Pemicunya bisa jadi makanan yang Anda konsumsi. Menurut Jacqueline Wolf, MD, professor dari Harvard Medical School dan penulis buku 'A Woman's Guide to a Healthy Stomach', untuk mencegah kembung perhatikan konsumsi karbohidrat Anda.
Karbohidrat merupakan molekul gula. Faktanya, ada lima jenis gula yang agak sulit dicerna, yaitu laktosa, fruktosa, fruktan, gula alkohol dan galaktan. Seperti dilansir dari Prevention.com, Anda bisa mencegah perut kembung dengan menghindari atau setidaknya mengurangi konsumsi makanan berikut.
1. Susu
Jika setelah minum susu, perut terasa kembung, bisa jadi Anda mengalami lactose intolerance . Sebagai pengganti susu, cobalah konsumsi makanan yang kadar laktosanya lebih rendah seperti keju atau yogurt. Bisa juga mengonsumsi produk-produk susu yang tidak mengandung laktosa.
2. Hati-hati mengonsumsi buah
Jenis buah berries, anggur dan jeruk mengandung fruktosa dan glukosa yang lebih rendah. Hal ini membuat buah-buahan tersebut lebih mudah dicerna dan tak berisiko menimbulkan kembung. Hal ini jika dibandingkan dengan mengonsumsi buah-buahan dengan kadar fruktosa agak tinggi, seperti melon, apel, dan pir.
3. Perhatikan konsumsi strarch atau pati
Jika setelah mengonsumsi gandum kaya akan fruktan Anda mengalami kembung, segera ganti dengan nasi, jagung atau kentang.
4. Pemanis buatan
Sorbitol, xylitol dan mannitol adalah gula alkohol yang banyak ditemukan di diet soda dan permen bebas gula. Jika Anda mudah kembung, sebaiknya hindari produk-produk ini.
Madu, Penjaga Keseimbangan Bakteri Usus
Kesehatan juga dipengaruhi oleh keseimbangan flora didalam usus (bakteri pencernaan yang baik). Bakteri yang baik melindungi kita dari pertumbuhan bakteri yang tidak me-nguntungkan. Mereka memasuki dinding usus dan mencegah perkembangan bakteri merugikan yang berlebihan, karena bakteri merugikan pun memberikan keuntungan seperti memberikan enzim dan nutrisi yang dibutuhkan dalam pencernaan gula. Gangguan kesehatan terjadi apabila keseimbangan antara bakteri menguntungkan dengan bakteri tidak menguntungkan terganggu.
Untuk mengatasinya, konsumsilah madu alami. Madu alami yang patut dijadikan rujukan adalah HDI Clover Honey. Hal ini karena produk ini benar-benar merupakan madu murni tanpa tambahan bahan apapun. Karena kandungannya yang alami, maka manfaatnyapun terbukti secara klinis.
Adapun manfaat dari HDI Clover Honey antara lain adalah menjaga keseimbangan bakteri yang ada dalam sistem pencernaan. Kandungan madu alaminyaterbukti mampu meningkatkan pertumbuhan bakteri menguntungkan di dalam saluran pencernaan seperti bakteri bifido, untuk melawan bakteri merugikan yang dapat menyebabkan sakit perut. Madu juga efektif dalam menjaga keseimbangan bakteri bifido.
Selain itu, HDI Clover Honey sangat efektif menghambat bakteri merugikan seperti Helicobacter pylori , yang dapat menyebabkan tukak pada lambung. Produk ini juga terbukti efektif dalam mengatasi diare, dengan cara membantu penyerapan elektrolit dan air. Membantu dalam memperlancar buang air besar, dan konstipasi/sembelit. Sehingga mampu memelihara sistem pencernaan tetap optimal.
Selain itu madu alami dalam HDI Clover Honey merupakan antimikroba alami. Hal ini karena k easaman madu dapat menghambat bakteri yang merugikan (bakteri patogen). Selain itu, madu merupakan larutan gula yang jenuh (dengan osmolaritas tinggi) sehingga kandungan air sebagai media pertumbuhan bakteri dan jamur hanya sedikit. Keberadaan glukosa oksidasi dapat menghambat pertumbuhan mikroba. Glukosa oksidasi adalah enzim yang disekresikan oleh lebah untuk membentuk madu dari nektar. Dengan bantuan air dan oksigen, glukosa diubah menjadi asam glukonat dan hidrogen peroksida. Daya keasaman dan hidrogen peroksida yang dihasilkan, melindungi dan menjadikan madu tetap steril selama proses pemasakan.
Jagalah selalu pencernaan dengan selalu menjaga pola makan, gaya hidup dan konsumsilah produk perlebahan dari HDI. Ingat, hampir semua penyakit berasal dari apa yang kita konsumsi.