Serangan
Jantung
Sebagian
besar orang yang pernah terkena serangan jantung tidak menyadari kalau yang
dialaminya itu adalah serangan jantung. Bahkan ada yang menganggapnya sebagai
sekadar rasa cemas atau gejala gangguan pencernaan.
Rasa
sakit di jantung memang sulit dideteksi karena jantung tidak memiliki serabut
sakit secara khusus sehingga tidak dapat merasakan sakit secara langsung. Karenanya,
bila ada yang tidak beres dengan jantung, saraf-saraf lain akan menjadi tidak
terkendali secara elektris.
Rasa
sakit akan terasa bila terjadi "korsleting" di saraf-saraf tertentu,
misalnya saraf yang berhubungan dengan dada. Namun, bila tidak ada "korsleting",
rasa sakit tidak akan terasa. Makanya, ada yang mengalami serangan jantung tanpa
merasakan gejala-gejala umum.
Gejala-gejala
umum pada serangan jantung adalah sebagai berikut:
- Rasa tidak
nyaman atau sakit di dada yang terasa seperti terjepit, ditekan, diperas,
atau sesak. Rasa ini bertahan lebih dari beberapa menit di pusat dada serta
terkadang akan hilang dan muncul.
- Rasa sakit
atau tidak nyaman di tubuh bagian atas, seperti di bahu, lengan, punggung,
leher, gigi, dan rahang. Rasa sakit atau tidak nyaman ini mungkin dialami
tanpa rasa sakit atau tidak nyaman di dada, seperti yang biasa dialami kaum
perempuan.
- Rasa sakit
di bagian perut dan heartburn (rasa panas di ulu hati). Rasa sakit inilah
kerap membuat orang menganggap serangan jantung sebagai gangguan pencernaan.
- Napas pendek-pendek
sehingga membuat Anda terengah-engah dan mencoba menarik napas panjang.
- Cemas dan
panik tanpa alasan yang jelas.
- Pusing, bahkan
sampai merasa hampir pingsan.
- Berkeringat
dengan kulit yang terasa dingin dan lembab.
- Mual dan muntah.
Apa
yang harus Anda lakukan bila merasakan gejala serangan jantung?
Semakin
cepat Anda mendapat tindakan medis, maka akan semakin besar pula kesempatan
Anda untuk bertahan serta semakin kecil pula kerusakan yang mungkin dialami
oleh jantung Anda. Jangan mencoba menganalisis gejala Anda dalam waktu lebih
dari lima menit! Segera setelah merasakan gejala tersebut, hubungi nomor telepon
pelayanan medis darurat. Atau, mintalah bantuan kepada orang di sekitar Anda
saat itu untuk segera mengantarkan Anda ke rumah sakit. Mengendarai mobil sendiri
adalah pilihan terakhir yang Anda lakukan bila memang tiada siapapun yang dapat
dimintai pertolongan.
Cegah Serangan Jantung
Cara
untuk mencegah serangan jantung, tentu saja, adalah dengan menjaga kesehatan
jantung Anda.
Yang
terutama adalah menjalankan gaya hidup sehat.
- Kurangi dan
kendalikan stress.
- Tidak merokok.
- Menerapkan
pola hidup bersih.
- Berolahraga
dengan teratur. Olahraga yang teratur akan membakar lemak yang berpotensi
menyebabkan serangan jantung sekaligus mengurangi berat badan Anda. Jangan
lupa untuk mengoleskan HD Bodimate sepuluh menit sebelum Anda berolahraga,
agar proses pembakaran lemak Anda lebih optimal.
- Mengonsumsi
makanan sehat. Daftar makanan sehat untuk jantung dapat Anda baca di artikel
"Menu
Sehat untuk Jantung Sehat ". Kurangi asupan lemak Anda dengan konsumsi
HD Trimee II sebelum atau setiap makan. HD Trimee II akan
membantu HD Bodimate untuk mengurangi berat badan Anda. Pun, HD
Trimee terbukti mampu mengurangi kadar kolesterol jahat yang dapat menyebabkan
penyakit jantung.
Bersama
produk HD, yakni HD Trimee II dan HD Bodimate, Anda akan dapat
mencegah serangan jantung.