>> Artikel Kesehatan

Tetap sehat bersama Produk High-Desert

Bookmark and Share
Penyakit Kardiovaskuler
Atherosclerosis mengacu pada istilah proses pembentukan zat lemak, kolesterol, produk buangan seluler, kalsium, dan fibrin (zat penggumpal di dalam darah) pada dinding dalam pembuluh darah arteri. Zat-zat yang terbentuk tersebut dinamakan plaque.
Bila plaque terbentuk di dalam arteri, arteri perlahan-lahan menjadi tipis dan tersumbat. Arteri menjadi kurang elastis, aliran darah menjadi berkurang. Plaque dilapisi selubung keras, ukuran dan bentuknya beragam. Sebagian plaque tidak stabil dan bisa pecah. Bila plaque pecah terjadi penggumpalan darah di dalam arteri yang menyumbat arteri sehingga menghentikan aliran darah secara keseluruhan. Atherosclerosis merupakan penyebab utama kelompok penyakit yang disebut penyakit kardiovaskluer, penyakit pembuluh darah dan jantung.


Arteriosclerosis adalah istilah umum untuk penebalan dan pengerasan arteri. Sebagian pengerasan arteri itu umumnya terjadi bila usia bertambah.

Apa Penyebab Pembentukan Plaque di Arteri? Meski banyak faktor risiko yang diketahui, penyebab artherosclerosis yang tepat belumlah jelas. Terlalu banyak kolesterol dalam darah, kerusakan dinding arteri, dan peradangan tampak memainkan peran yang penting dalam pembentukan plaque.

Bagaimana Atherosclerosis Berawal?

Banyak ilmuwan yang beranggapan bahwa atherosclerosis berawal karena lapisan paling dalam arteri rusak. Lapisan ini dinamakan endothelium. Kerusakan pada endothelium mungkin disebabkan oleh tiga hal berikut:
-Kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah meningkat
-Tekanan darah yang tinggi
-Asap rokok
-Diabetes
-Faktor-faktor genetik

Setelah dinding arteri mengalami kerusakan, terjadi pengendapan lemak, kalsium, kolesterol yang secara keseluruhan penumpukan ini disebut plaque. Kolesterol low-density lipoprotein (LDL) diendapkan bersama dengan zat lainnya, tapi kolesterol LDL mudah dioksidasi. Bila LDL mengalami oksidasi, dinding arteri akan menghasilkan zat kimia yang bahkan menyebabkan lebih banyak penimbunan di dinding arteri pada plaque.

Di dalam darah, kolesterol beredar dalam keadaan terikat protein. Paket kolesterol-protein ini disebut lipoprotein. Lipoprotein dikelompokan dalam tiga: densitas (kepadatan) tinggi, densitas rendah, atau densitas sangat rendah, bergantung pada perbandingan jumlah protein dibandingkan dengan lemak.

1. LDL (Low density lipoprotein) cholesterol

LDL juga dinamakan kolesterol “buruk” merupakan sumber utama pembentukan dan penyumbatan arteri. Makin banyak LDL dalam darah, makin besar risiko penyakit jantung.

2. VLDL (Triglycerides/very low density lipoprotein) cholesterol

Trigliserida merupakan jenis lemak lain dalam darah yang terbawa oleh lipoprotein dengan densitas sangat rendah. VLDL sama dengan kolesterol LDL yang kebanyakan mengandung lemak tapi tidak banyak protein. Kadar trigliserida yang tinggi, bersamaan dengan kolesterol LDL yang tinggidapat meningkatkan risiko serangan jantung.

3. DL (High density lipoproteins) cholesterol

HDL juga disebut kolesterol baik, membantu tubuh mengeluarkan kolesterol buruk dalam darah. Semakin tinggi kadar kolesterol HDL, semakin baik.
INFO MEDIS >>  
 
Jangan berpikir bahwa menopause hanya problem perempuan belaka.Andropause: “Menopause” pada Lelaki
Jangan berpikir bahwa menopause hanya problem perempuan belaka.
...Selengkapnya
Sejak lama, kalsium sudah dikenal memiliki khasiat yang sangat baik untuk tubuh terutama tulang.Ini Bahaya Overdosis Kalsium Bagi Kesehatan
Sejak lama, kalsium sudah dikenal memiliki khasiat yang sangat baik untuk tubuh terutama tulang.
...Selengkapnya

INFO PRODUK >>  
 
Lebaran selalu dimeriahkan dengan aneka makanan nikmat.Tetap Langsing Pascalebaran
Lebaran selalu dimeriahkan dengan aneka makanan nikmat.

...Selengkapnya
Bakat anak perlu kita perlajari sejak kecil.Gali Bakat Anak Sejak Dini
Bakat anak perlu kita perlajari sejak kecil.

...Selengkapnya
TIPS SEHAT >>
 
Waspadai kemungkinan beras tersebut telah memakai pemutih.Pilih Beras, Jangan Asal Putih!
Waspadai kemungkinan beras tersebut telah memakai pemutih....Selengkapnya

Penelitian terbaru menunjukkan, asap rokok justru meningkatkan risiko kegemukan.Hindari Gemuk dengan Jauhi Asap Rokok
Penelitian terbaru menunjukkan, asap rokok justru meningkatkan risiko kegemukan....Selengkapnya
 

ARSIP ARTIKEL >>
 
Copyright © 2014 by PT Harmoni Dinamik Indonesia. Red Top Square #B9, Jl. Pecenongan Raya No.72, Jakarta 10120.