Jika membicarakan kanker, maka sejuta kengerian akan menyertainya. Bahkan saking mengerikannya, orang-orang lebih suka menghindari membahasnya. Padahal, mengetahui dengan jelas dan gamblang apa itu kanker justru akan membantu kita menanganinya dengan lebih komprehensif.
Seminar Kesehatan Jakarta yang diadakan di Gado-Gado Boplo, Jl. Gereja Theresia No. 41, Jakarta Pusat kali ini mengupas secara gamblang apa itu kanker. Kupasan tersebut ditinjau secara lengkap mulai dari pengertian kanker, pemicu, penyembuhan dari sudut pandang medis, penyembuhan alternatif hingga pola hidup yang terkait kanker. Tentu saja, para pembicara yang mengupas kanker dalam seminar ini bukan sembarang pembicara. Mereka adalah para pakar yang hampir seumur hidup mereka bergelut dengan dunia medis.
Dr. Tumpal A Siagian, Sp.S misalnya, Beliau adalah dokter spesialis syaraf sekaligus pengajar di Jurusan Kedokteran Universitas Kristen Indonesia Jakarta. Dengan tajam dan bernas Beliau mengupas apa dan bagaimana kanker sebenarnya. Penjelasannya yang mudah dicerna dengan makalahnya yang berjudul Cancer Tale membuat peserta mengetahui kanker lebih dalam daripada sebelumnya. Apalagi dengan pembawaan Beliau yang khas kian membuat suasana seminar jadi hidup.
Selanjutnya sesi dua membahas tentang "Terapi Kanker: Pendekatan Medis". Makalah ini dibawakan oleh Dr. med. Abraham Simatupang, dr. M.Kes, yang juga Ketua Farmakologi Universitas Kristen Indonesia, Jakarta . Dengan lugas Beliau menjelaskan bagaimana peranan medis dalam mengobati kanker, mulai dari tahap observasi, pengobatan hingga rehabilitasi. Meski membahas penyakit yang menakutkan, namun dr. Abraham mampu membuat audience menerima dengan mudah tanpa sorot kengerian di mata mereka. Tentu saja hal ini membuat suasana diskusi yang diadakan selanjutnya kian hidup dan mencerahkan peserta seminar.
Pembicara selanjutnya adalah Prof. Dr. H. Aznan Lelo, Ph.D., Sp.FK. Sosok yang tetap bergaya apa adanya ini membawakan makalah dengan judul "Chemical and Nutrition Influences on Tumor and Cancer Growth". Dalam paparannya, beliau menjelaskan dengan jelas bagaimana peran gaya hidup dan asupan makanan terhadap kanker. Tanpa tedeng aling-aling, Prof. Aznan dengan tegas melarang pemakaian penyedap makanan yang berlebihan. Pandangan Beliau tentu saja bukan tanpa bukti, dari berbagai fakta yang diungkapnya salah satu pemicu kanker adalah berlebihnya pemakaian penyedap masakan dalam makanan kita.
Acara kemudian dilanjutkan dengan materi "Terapi dan Aplikasi Produk Perlebahan pada Penderita Kanker" yang dbawakan oleh dr. Ivan Hoesada. Dengan sangat jelas, dr. Ivan Hoesada menguraikan bagaimana produk perlebahan mampu mengubah kualitas hidup penderita kanker menjadi lebih baik. Uraiannya yang panjang lebar tentu saja disertai dengan seabrek penelitian medis. Bahkan, bukti nyatapun dapat dihadirkan oleh Beliau.
Dalam seminar kesehatan kali ini, ada dua orang yang sangat beruntung karena dapat sembuh dari kanker berkat produk perlebahan. Testimoni pertama seorang ibu yang berhasil menaklukan kanker payudara setelah menjalani terapi dan pengobatan medis disertai konsumsi produk-produk perlebahan High Desert. Sementara testimoni kedua datang dari seorang anak muda yang baru saja kelas satu SMA yang telah sembuh dari penyakit kanker limpa. Sebagaimana testimoner pertama, mantan penderita kanker yang kedua ini juga sembuh berkat terapi medis yang dilakukannya dan dikombinasikan dengan konsumsi produk perlebahan dari High Desert.
Dengan berbagai materi mengenai kanker baik dari segi medis maupun produk perlebahan kian membuat peserta seminar tahu dan mengerti lebih dalam apa itu kanker. Apalagi dengan dihadirkannya dua orang testimoner dihadapan mereka kian membuat yakin bahwa seganas apapun kanker jika dihadapi dengan benar bukan tidak mungkin dapat disembuhkan.
Jadi, jangan menyerah dengan kanker! Meski sulit namun banyak jalan untuk memperoleh kesembuhan.